Dora Indriyanti Tri Murni (25) adalah seorang mahasiswi semester VI Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta, Padang.
Namun sejak Ibu kandungnya meninggal dunia Pemegang sabuk hitam taekwondo ini terpaksa kerja serabutan untuk membiayai sekolah adik-adiknya dan biaya kuliahnya di Universitas Bung Hatta. Dora bekerja sebagai Satpam dan petugas kebersihan untuk membantu biaya pendidikan kedua adiknya Dwi Indosi Novia Timurni (23) dan Doni Nofitra Adi Putra (17) .
Dora juga mencari nafkah sebagai tukang ojek dan mengubah penampilannya seperti laki-laki untuk menghindari orang-orang yang mau berbuat iseng dan jahat.
“Saya mengojek, menjadi satpam, dan cleaning service, saya hanya tidur dua jam dalam sehari,” ujar Dora
Dora menceritakan, pendarahan akan terjadi saat ia kelelahan dan terlalu banyak berpikir. Sudah dua tahun ia menderita penyakit yang tak diketahui sebabnya. Sakit yang ia derita tak hanya membuatnya tak bisa kuliah, tapi juga tak bisa bekerja.
* * * * *
I N C O N T R A R Y
Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Nunun Nurbaeti sebagai tersangka kasus dugaan suap dalam pemilihan deputi gubernur senior Bank Indonesia periode 2004 yang memenangkan Miranda Goeltom.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengejar istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun itu. Selama ini, Nunun dikabarkan berada di Singapura untuk menjalani pengobatan. Katanya, Nunun menderita penyakit lupa alias amnesia.
Busyro mengatakan, KPK sangat berharap keluarga besar Nunun Nurbaeti Daradjatun bisa bekerja sama dengan KPK terkait keberadaannya. “Kita malah berharap, mudah-mudah nanti bisa ketemu syukur-syukur sekali keluarganya bisa mem-back up supaya nanti Bu Nunun dengan jiwa besar bisa datang ke kita. Jadi begini, kalau memang tidak ada unsur-unsur yang tidak terpenuhi, ya ngak masalah kan,” kata Busyro
Alih-alih berjiwa besar, pihak keluarganya malah nggak mau memberitahukan keberadaannya. Seharusnya sebagai bekas Wakapolri dan masih sebagai anggota DPR mengetahui kalau menutupi seorang tersangka itu melawan hukum
* * * * *
S Y M P A T H Y for D O R A
Sama-sama perempuan tetapi bisa beda martabat.
Dora, engkau adalah wanita tangguh yang bermartabat.
Pejuanganmu untuk menghidupi dan menggangkat martabat keluarga.
Kau lakukan dengan perjuangan yang jujur mengorbankan jiwa raga.
Dora, semoga Allah berkehendak,
Menggerakkan mereka yang masih tergerak,
Membebaskanmu dari beban berat pundakmu,
Berupa sekuat tenanga membebaskanmu.
Hanya dukungan doa dan tulisan ini,
Yang aku bisa persembahkan padamu,
Semoga ini cukup berarti,
Wahai perempuan tangguh yang sedang pilu.
-kie-
10/06/2011
Didedikasikan untuk ketegaran dan perjuangan Dora Indriyanti Tri Murni
Semoga lekas sembuh dan sehat kembali.








Suatu sore temanku datang kerumah, seperti biasanya kami ngobrol mulai dari bisnis MLM yang ditawarkan kepadaku sampai pada hal-hal lain yang sedikit menyerempet pada keyakinan dan pengalaman hidup masing-masing.